Image

MASJID AL-GHAMAMAH

๐Ÿ•Œ Masjid Al-Ghamamah: Saksi Turunnya Doa Rasulullah ๏ทบ di Kota Madinah

Masjid Al-Ghamamah (ู…ูŽุณู’ุฌูุฏ ุงู„ู’ุบูŽู…ูŽุงู…ูŽุฉ) adalah salah satu masjid bersejarah yang terletak di jantung Kota Madinah Al-Munawwarah, tidak jauh dari Masjid Nabawi yang mulia. Masjid ini menyimpan kisah yang sangat indah dan penuh keberkahan, karena menjadi tempat Rasulullah ๏ทบ menunaikan shalat dan berdoa memohon turunnya hujan, serta tempat beliau melaksanakan salat hari raya (โ€˜Id) bersama para sahabat.

๐ŸŒง๏ธ Asal Usul Nama โ€œAl-Ghamamahโ€

Kata โ€œAl-Ghamamahโ€ (ุงู„ู’ุบูŽู…ูŽุงู…ูŽุฉ) dalam bahasa Arab berarti โ€œawanโ€.
Nama ini diberikan karena dahulu, ketika Rasulullah ๏ทบ melaksanakan salat Istisqaโ€™ (ุตู„ุงุฉ ุงู„ุงุณุชุณู‚ุงุก) di tempat ini untuk memohon hujan, awan datang menaungi beliau dan para sahabat, lalu turunlah hujan dengan izin Allah Subhanahu Wa Ta'ala sebagai jawaban atas doa Nabi Muhammad ๏ทบ.

Peristiwa ini begitu berkesan bagi penduduk Madinah, sehingga tempat itu dinamakan Masjid Al-Ghamamah โ€” Masjid Awan.

๐Ÿ•‹ Masjid Tempat Rasulullah ๏ทบ Salat Hari Raya

Selain menjadi tempat salat Istisqaโ€™, Masjid Al-Ghamamah juga dikenal sebagai tempat Rasulullah ๏ทบ melaksanakan shalat Idul Fitri dan Idul Adha.
Pada masa itu, lokasi masjid ini masih berupa lapangan luas di luar area Masjid Nabawi.

Diriwayatkan dalam hadis sahih bahwa Rasulullah ๏ทบ lebih menyukai melaksanakan shalat โ€˜Id di tanah lapang, bukan di dalam masjid, sebagai bentuk syiar Islam.

Hadis Shahih:

ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ุณูŽุนููŠุฏู ุงู„ู’ุฎูุฏู’ุฑููŠู‘ู ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ูŽุงู„ูŽ:
 ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ๏ทบ ูŠูŽุฎู’ุฑูุฌู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ููุทู’ุฑู ูˆูŽุงู„ู’ุฃูŽุถู’ุญูŽู‰ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ู…ูุตูŽู„ู‘ูŽู‰ุŒ ููŽุฃูŽูˆู‘ูŽู„ู ุดูŽูŠู’ุกู ูŠูŽุจู’ุฏูŽุฃู ุจูู‡ู ุงู„ุตู‘ูŽู„ูŽุงุฉูุŒ ุซูู…ู‘ูŽ ูŠูŽู†ู’ุตูŽุฑููู ููŽูŠูŽู‚ููˆู…ู ู…ูู‚ูŽุงุจูู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณูุŒ ูˆูŽุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุฌูู„ููˆุณูŒ ุนูŽู„ูŽู‰ ุตููููˆููู‡ูู…ู’ ููŽูŠูŽุนูุธูู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠููˆุตููŠู‡ูู…ู’ ูˆูŽูŠูŽุฃู’ู…ูุฑูู‡ูู…ู’
(ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ ูˆู…ุณู„ู…)

Artinya:
 โ€œRasulullah ๏ทบ keluar menuju tanah lapang pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Hal pertama yang beliau lakukan adalah shalat, kemudian beliau berdiri menghadap manusia, memberikan nasihat dan peringatan kepada mereka.โ€
(HR. Al-Bukhari dan Muslim)

๐Ÿ•Œ Lokasi dan Arsitektur Masjid

Masjid Al-Ghamamah terletak sekitar 300 meter di arah barat daya Masjid Nabawi, tepat di wilayah yang dikenal sebagai As-Sahah As-Syarqiyyah.
Lokasinya berdekatan dengan Masjid Abu Bakar As-Shiddiq dan Masjid โ€˜Id, yang sama-sama menjadi bagian dari kawasan bersejarah di Madinah.

Bangunan masjid yang ada sekarang merupakan hasil pemugaran pada masa Khalifah Utsmani (Ottoman), dengan gaya arsitektur khas Turki:

Meskipun ukuran masjid tidak besar, namun suasana di dalamnya terasa khusyuk dan tenang, seakan menghadirkan kembali suasana zaman Rasulullah ๏ทบ.

๐ŸŒค๏ธ Kisah Salat Istisqaโ€™ di Tempat Ini

Salah satu peristiwa paling bersejarah di tempat ini adalah salat Istisqaโ€™ (meminta hujan) yang dilakukan Rasulullah ๏ทบ ketika Madinah dilanda kekeringan.

Dalam riwayat disebutkan, Rasulullah ๏ทบ keluar ke lapangan bersama para sahabat, mengenakan selendang dan berdoa dengan penuh kerendahan hati. Tak lama kemudian, awan tebal datang menaungi mereka dan hujan pun turun deras membasahi bumi Madinah.

Kejadian ini menjadi tanda kasih sayang Allah atas doa Rasul-Nya, dan sejak saat itu tempat tersebut dikenang sebagai โ€œMasjid Al-Ghamamahโ€, yaitu masjid tempat turunnya awan rahmat.

๐ŸŒฟ Nilai dan Hikmah dari Masjid Al-Ghamamah

  1. Teladan dalam Berdoa dan Bertawakal
    Rasulullah ๏ทบ mengajarkan bahwa ketika manusia menghadapi kesulitan, hendaknya kembali kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan doa dan shalat, bukan dengan keluh kesah.
  1. ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุชูŽุนูŽุงู„ูŽู‰:
     ุงุฏู’ุนููˆู†ููŠ ุฃูŽุณู’ุชูŽุฌูุจู’ ู„ูŽูƒูู…ู’
    โ€œBerdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.โ€
    (QS. ุบุงูุฑ [Ghafir]: 60)
  1. Sunnah Shalat di Tanah Lapang
    Nabi Muhammad ๏ทบ mencontohkan bahwa shalat โ€˜Id dan Istisqaโ€™ lebih utama dilakukan di tempat terbuka sebagai bentuk syiar umat Islam.
  2. Menghidupkan Ziarah Ilmiah
    Berkunjung ke Masjid Al-Ghamamah bukan sekadar wisata religi, tetapi juga ziarah ilmiah dan sejarah, untuk mengenang perjuangan dakwah Rasulullah ๏ทบ di Madinah.

๐Ÿ’ซ Penutup

Masjid Al-Ghamamah adalah saksi sejarah doa Rasulullah ๏ทบ yang dikabulkan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Dari tempat inilah turun hujan rahmat yang menyejukkan bumi Madinah, sekaligus menjadi pengingat bagi umat Islam akan kekuatan doa dan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta'ala kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.

Kini, Masjid Al-Ghamamah menjadi destinasi spiritual bagi jamaah umroh dan haji yang ingin menyusuri jejak langkah Rasulullah ๏ทบ.
Setiap kali menatap masjid ini, hati seolah bergetar mengingat kelembutan doa Nabi Muhammad ๏ทบ yang penuh cinta kepada umatnya.

ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูู…ู‘ูŽ ุตูŽู„ู‘ู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ูˆูŽุนูŽู„ูŽู‰ ุขู„ู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู
 โ€œYa Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganyaโ€


Artikel Lainnya

Temukan panduan lengkap untuk perjalanan Umrah Anda, dari persiapan hingga tips perjalanan yang berguna.

Image

Monday, 04 August 2025

Menyempurnakan Ibadah Umroh: Panduan Lengkap untuk Jemaah yang Ingin Berangkat 1

Image

Tuesday, 16 September 2025

Jabal Uhud: Gunung yang Mencintai Kaum Muslimin

Image

Thursday, 18 September 2025

Jabal Rahmah: Sejarah Shahih dalam Syariat Islam

Hubungi kami sekarang